Ameera Rahmajanni Hariadi – 2802504642 – Creative Communication

Bertanding di Kejurnas (Kejuaraan Nasional) Gimnastik 2026 ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagiku. Setelah 1 tahun, melewati berbagai cedera dan lika-liku perjalananku, aku akhirnya bisa berkompetisi kembali. Kompetisi ini juga merupakan kompetisi pertama ku untuk turun di full 4 nomor alat (Vault, Uneven Bars, Balance Beam, and Floor Exercise) setelah tahun 2024, which is why, kompetisi ini extra special bagiku.

Pada saat kualifikasi pertandingan di hari pertama, aku tidak menampilkan performa terbaikku di alat Uneven Bars. Hal ini sempat membuatku sangat down dan sangat kepikiran selama pertandingan berjalan. Pelatih, orang tua, dan teman-temanku berperan besar dalam men-support aku, mengingatkan ku untuk tidak usah memikirkan kesalahan yang lalu, dan fokus terus di alat selanjutnya. 3 alat lainnya berjalan lancar, aku dapat tampil cukup baik dan percaya diri.

 

Aku lolos di 3 alat untuk final, Uneven Bars, Balance Beam, dan Floor Exercise, namun, hanya diperbolehkan max. 2 alat per atlet untuk turun di final. Aku mengambil final di alat Floor Exercise karena aku percaya diri, dan mengambil final di alat Uneven Bars untuk redemption hari pertama.

Uneven Bars merupakan alat spesialisasi ku, maka dari itu, aku merasa sangat ter-pressure, merasa kalau aku sangat dihandalkan di alat ini, dan merasa banyak ekspektasi tinggi untukku di alat ini. Namun, pelatihku menenangkan ku, membuat aku yakin dengan diriku sendiri, bahwa aku sudah kerja keras latihan selama ini, dan diriku sudah siap untuk ini.

 

 

Final hari pertama, alat Uneven Bars, aku melakukan yang terbaik, tidak jatuh dan mendapatkan peringkat pertama! Rasanya lega sekali, and it felt like i proved myself that i could do it. Final hari kedua, alat Floor Exercise, alat ini bukan kekuatanku, bahkan ini pertama kali aku masuk di Floor Finals, tugasku di alat ini hanyalah untuk melakukan yang terbaik, rapi, dan all out. Hasilnya mengikuti, dan aku mendapatkan peringkat tiga!

Aku belajar banyak hal dari kompetisi ini. Dari persiapan lomba, sebagai student-athlete, aku harus mengatur waktu kuliah dan latihan, dan menjaga semangatku agar tidak jenuh. Untuk sampai di titik ini, aku belajar untuk always enjoy the moment, not be hard on myself, and take it one day at a time. Aku sadar untuk bisa menampilkan prestasi terbaikku, aku harus merasa bebas and just trust myself.