MODB Innovation Talks: “THE CONVERGENCE OF DESIGN” Part 3
MODB Innovation Talks: “THE CONVERGENCE OF DESIGN” Part 3 diselenggarakan pada tanggal 22 Agustus 2026, Pkl. 16.02 – 18.14 di Auditorium @BINUS Northumbria, FX Sudirman. Sesi dimulai dengan presentasi karya Ronald Jaya Setiawan (Game UI/UX Designer, Visual Designer) Amarta, sebuah game yang memperkenalkan budaya Indonesia melalui media game. Menurut beliau, industri game di Indonesia memiliki kesempatan besar untuk memperkenalkan budaya lokal ke pasar internasional. Menurut beliau, game dapat menjadi salah satu media untuk menyebarkan budaya Indonesia ke luar negeri dengan cara yang lebih interaktif dan menarik. Dengan game Amarta diharapkan semakin banyak Game Developer yang mengangkat budaya lokal, agar budaya Indonesia dapat diapresiasikan bukan hanya dalam negara saja, tetapi juga di pasar internasional.

Sesi NUTRISEE the AI-powered Nutrition Tracker App oleh Martinus Nathanael (Photographer, Designer, Creative Director) aplikasi tersebut dapat mendukung pola hidup sehat yang dikembangkan berdasarkan riset mengenai edukasi makanan dan kebutuhan gizi masyarakat Indonesia. Aplikasi ini menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pengguna memahami kandungan gizi makanan, dan menentukan opsi makanan yang lebih sehat, serta mengajukan saran dan perubahan lifestyle yang sustainable, proses pengembangannya, beliau melakukan riset bersama para ahli dan melakukan uji kepada target pasar, yaitu usia 15 sampai 35. Aplikasi ini memiliki lima prinsip, yaitu efisien, edukatif, praktis, motivating, dan personal. Selain memberikan informasi kesehatan, aplikasi NUTRISEE juga memiliki trivia card yang membuat proses belajar mengenai makanan dan gizi menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

Sesi Studi Dimensia Wayfinding bersama Pratisara A.D. Anno W.(Creative Designer, Graphic Designer) memperkenalkan mural yang dirancang untuk membantu penderita demensia, khususnya lansia. Konsep mural dikembangkan dengan mempertimbangkan berbagai metode, seperti neuroplasticity, multimodal mental imagery, dan wayfinding. Bentuk dan susunan balok dalam mural dirancang untuk memberikan stimulus kepada otak dan membantu pengguna mengenali serta mengingat lingkungan di sekitarnya.

Sesi REVIBE App oleh Anastasia Ratua Turnip (Graphic Designer, Illustrator) sesi ini membahas permasalahan dalam industri kecantikan, khususnya fenomena beauty consumption. Ia menjelaskan bahwa konsumen sering membeli terlalu banyak produk kecantikan. Karena masalah itu, beliau membuat sebuah aplikasi yang membantu pengguna menggunakan produk kecantikannya secara maksimal. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mencatat produk yang dimiliki, mengetahui kebiasaan penggunaan, dan membantu membangun sifat mindful habits. Aplikasi tersebut juga dapat mempersuasi pengguna untuk mengubah kebiasaan konsumsi Beauty Product yang kurang baik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Inspirational Talk oleh Irene Umar (Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Indonesia) yang membahas kontribusi DKV melalui desain yang mampu menyentuh dan memberikan dampak bagi masyarakat. Dalam sesi tersebut, beliau menjelaskan bahwa DKV memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi kreatif. Peran Designer bukan hanya menghasilkan karya visual, tetapi juga bagaimana desain dapat membantu manusia berkomunikasi, memahami informasi, dan berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.

Kemudian acara diakhiri dengan sesi tanya jawab bersama pembicara yang telah mempresentasikan karya dan inovasinya. Audiens diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai konsep, proses pembuatan, serta penerapan desain dari masing-masing produk.
