Behind The Content: FCC Belajar Creative Writing, AI Design, sampai Visual Layout bareng Binus Content Lab
Di era digital saat ini, kemampuan membuat konten menjadi salah satu skill penting yang perlu dimiliki mahasiswa. Apalagi sebagai bagian dari Friends Care Community (FCC) –yang merupakan komunitas dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan disabilitas dan kesehatan mental- konten yang menarik menjadi salah satu kunci dalam melakukan kampanye sosial. Sebagai salah satu bagian dari pembekalan, para anggota FCC diajak oleh Binus Content Lab untuk memahami proses pembuatan konten secara menyeluruh, mulai dari tahap ideasi hingga visualisasi desain. Kegiatan yang berlangsung di hari Jum’at, 8 Mei 2026 di kampus Anggrek Ruang 422 jam 13.20 – 15.00
Melalui sesi dari Binus Content Lab, anggota FCC dengan peran sebagai peer counsellor dan peer partner diberikan ruang belajar interaktif. Tidak hanya mempelajari teori dasar mengenai konten digital, tetapi juga praktik langsung mengenai bagaimana sebuah konten dibuat agar mampu menarik perhatian audiens di tengah banyaknya konten yang ada di sosial media.
Pada sesi awal, peserta diperkenalkan dengan dasar-dasar pembuatan konten dimulai dari bagaimana mencari ide, memahami target audiens, hingga mengenali tren yang sedang berkembang. Topik-topik yang dilatih dikaitkan dengan isu-isu terkait well-being dan topik kesehatan mental yang umumnya diangkat sebagai konten sosial media di IG FCC @friendscarecommunity sehingga peserta lebih relate. Materi kemudian dilanjutkan dengan teknik penulisan kreatif atau creative writing yang menjadi fondasi penting dalam membangun konten yang engaging. Peserta belajar bagaimana menyusun hook yang menarik, membuat alur storytelling yang kuat, hingga menentukan gaya bahasa yang sesuai dengan karakter audiens Gen Z saat ini.

Tidak hanya berfokus pada tulisan, Binus Content Lab juga membahas bagaimana sebuah konten dapat dikemas secara visual agar lebih menarik dan mudah diterima penonton. Dalam sesi desain, peserta diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam proses kreatif. Penggunaan AI dinilai mampu membantu content creator dalam mengeksplorasi ide visual dengan lebih cepat dan efektif.
Materi desain dimulai dari pengenalan teknik fotografi dasar, seperti komposisi, angle, pencahayaan, serta cara membangun visual yang memiliki fokus kuat. Peserta juga mempelajari color theory atau teori warna untuk memahami bagaimana kombinasi warna dapat memengaruhi emosi dan persepsi audiens terhadap sebuah konten. Pemahaman ini kemudian diterapkan dalam proses penulisan prompt AI agar hasil visual yang dihasilkan menjadi lebih detail, terarah, dan sesuai dengan konsep yang diinginkan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai proporsi dalam desain visual. Sesi ini membahas bagaimana menyusun elemen-elemen desain agar terlihat seimbang, nyaman dipandang, dan memiliki hierarki visual yang jelas. Mulai dari penempatan teks, ukuran objek, whitespace, hingga komposisi layout menjadi bagian penting yang dipelajari untuk menghasilkan desain yang profesional dan komunikatif. Pada sesi ini juga diberikan contoh dari konten FCC yang sudah ada di laman IG yang coba dimodifikasi dengan prinsip yang diajarkan untuk mendapatkan tampilan visual yang lebih menarik dan bisa menyampaikan pesannya lebih baik.
Melalui Binus Content Lab, mahasiswa tidak hanya diajak untuk menjadi penonton perkembangan digital, tetapi juga menjadi kreator yang mampu menghasilkan konten kreatif, relevan, dan berdampak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi modal bagi anggota FCC untuk mengoptimalkan sosial media sebagai salah satu media kampanye sosial, lewat konten yang lebih berkualitas dan mampu membangun awareness Binusian yang lebih dalam lagi akan isu disabilitas dan kesehatan mental.