DEKAT_Support System Baru bagi KIP & ADIK B30

Dunia perkuliahan menjadi fase awal yang tidak dapat ditebak saat memasukinya. Mulai dari rasa penasaran, antusias, bahkan mungkin rasa cemas yang tidak mudah digambarkan dan tentunya berbeda setiap individu yang menjalaninya. Mengantisipasi dinamika yang mungkin terjadi,  Student Advisory and Support Center (SASC) BINUS University bersama kakak tingkat penerima beasiswa KIP dan ADIK Binus angkatan B29 menyelenggarakan kegiatan dengan tema DEKAT (Datang, Eksplorasi, Kenal, Akrab, Tumbuh!) khusus bagi mahasiswa KIP dan ADIk Binusian 2030 yang ada di area Greater Jakarta. Diselenggarakan pada Jumat, 9 Oktober 2026 di Ruang 321 BINUS Kampus Anggrek, acara ini mampu membuat para peserta merasakan suasana kekeluargaan di tengah rekan-rekan yang baru dikenal.  

Arti DEKAT sendiri  dipilih secara harfiah agar mereka dapat saling merasa dekat satu sama lain. Kegiatan ini bertujuan agar mengurangi perasaan culture shock yang dialami di perkuliahan, membangun relasi antar teman sebaya dan senior, mengenalkan support system kampus yang tepat sasaran, menumbuhkan rasa diterima (sense of belonging), serta mendorong personal growth agar mahasiswa mampu menentukan arah tujuan perkuliahannya. 

Kegiatan ini dikemas dengan menggunakan konsep “The Journey to Find Your Place” yang mencerminkan transisi di setiap fase yang dialami oleh mahasiswa baru.  Tahapan pertama adalah Leave Home yaitu keberanian meninggalkan zona nyaman dan keluarga untuk merantau ke lingkungan akademik yang baru. Kedua, Meet The Unknown: momen menghadapi rasa asing, culture shock, serta tingginya tantangan adaptasi dengan sistem belajar kampus. Ketiga, Find Your People yaitu langkah proaktif dalam membangun jejaring sosial, bertukar keluh kesah, dan menemukan support system yang sefrekuensi. Keempat, Build Your Home : titik di mana mahasiswa mulai menumbuhkan rasa memiliki terhadap kampus dan terus berkembang dengan lingkungan yang tepat.

Panitia dari kegiatan ini adalah Binusian 2029 yang saat ini sudah menjalani semester 3 yang sebelumnya juga menjadi peserta. Diharapkan dengan kepanitiaan yang berkelanjutan ini baik peserta maupun panitia dapat merasakan kedekatan satu sama lain. Kegiatan ini dibuka dengan menyambut para peserta melalui Ice Breaking dalam bentuk berkenalan Lewat Bahasa Daerah. Melalui aktivitas ini para peserta bisa jadi mengenal latar belakang masing-masing rekannya dan juga sambil belajar bahasa yang berbeda. Beberapa dari panitia menimpali dengan bahasa daerah serupa karena ada yang berasal dari daerah yang sama. Acara dilanjutkan dengan kegiatan Survival Bingo yang meminta para  peserta berlomba mencari teman baru yang memiliki kesamaan kriteria sesuai kotak di lembar Bingo. Melalui aktivitas ini, para peserta bisa mengetahui kesamaan dari para peserta lainnya. Setelah kegiatan individu, acara dilanjutkan dengan permainan kelompok yaitu  ATP Game. Pada permainan kelompok,  peserta dibagi menjadi dua kelompok besar yang saling beradu keluwesan dalam menirukan pose-pose foto tak terduga yang ditampilkan oleh panitia. Melalui games kelompok, mahasiswa B30 ini bisa saling bekerja satu sama lain meskipun baru mengenal. Hal ini akan menjadi salah satu hal yang akan sering dialami oleh para mahasiswa baru selama berkuliah nantinya. Kemampuan beradaptasi di lingkungan baru menjadi salah satu Binus Graduate Attribute yang akan terus dikembangkan selama mereka berkuliah.

Pada kegiatan DEKAT kali ini, mahasiswa diberikan pula sesi pengembangan diri yang nantinya akan dilakukan secara berkelanjutan dan juga pengenalan Scholars Partner yang nantinya akan membantu para penerima beasiswa B30 ini untuk dapat lebih cepat beradaptasi terhadap lingkungan perkuliahan di BINUS University . Dipandu oleh Kak Adit dan Kak Ria, para peserta diajak untuk mengenal diri dengan lebih dekat melalui pertanyaan reflektif dengan menggunakan teknik  Analisis SWOT. Mahasiswa didorong untuk mengidentifikasi kekuatan diri, memetakan tantangan internal maupun eksternal guna menentukan strategi untuk dapat berhasil selama perkuliahan nantinya dan juga memetakan support systems yang mereka miliki, salah satunya adalah Scholars Partner. Inisiatif baru yang diperkenalkan ini bertujuan untuk menjadi ruang aman bagi para penerima beasiswa KIP dan ADIK dalam lingkup pertemanan di kampus BINUS University. Mahasiswa B30 penerima beasiswa KIP dan ADIK akan mendapatkan ‘kakak’ dari sesama penerima beasiswa B29 yang akan berperan sebagai kakak yang akan mendampingi mereka jika mereka merasa segan, malu, takut dan khawatir.  Kesamaan latar belakang menjadi salah satu penguat yang bisa dijadikan sebagai kekuatan bagi scholars partner dalam mendampingi mahasiswa baru ini sehingga peran mereka akan berbeda dengan freshmen partner yang juga mendampingi mahasiswa baru dari tahun pertamanya. Di sinilah mahasiswa bebas menceritakan kendala, mengeluhkan tugas yang menumpuk, hingga menanyakan hal-hal paling teknis dan ‘receh’ seputar kampus kepada kakak pendamping. Dengan skema pendampingan berkelanjutan ini, BINUS University memberikan support system pada lingkungan perkuliahan agar para mahasiswa baru penerima beasiswa KIP dan ADIK dapat sukses di perkuliahan dan meraih cita-cita mereka ke depannya.

Aditya Charisma Permadi (SASC)