BINUS Scholarship Awardee Update 2026: Komitmen Nyata untuk Maksimalkan Potensi Mahasiswa Berprestasi di BINUS University

BINUS University menegaskan komitmennya dalam membina para Binusian penerima beasiswa melalui acara Scholarship Awardee Update 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan engagement diantara sesama penerima beasiswa dan unit pendukung Kemahasiswaan dan juga sebagai monitoring terhadap prestasi akademik dan non akademik para penerima beasiswa.  Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 29 April 2026 yang dilaksanakan secara hybrid, mempertemukan para penerima beasiswa dari Binusian 27 sampai dengan Binusian 29 seluruh area kampus BINUS, baik secara onsite di Aula Lantai 8 Kampus Anggrek maupun secara daring melalui platform Zoom. Acara yang dipandu oleh Nabila, mahasiswa penerima beasiswa PGSD menjadi momentum penting bagi para Scholars untuk merefleksikan kembali peran dan tanggung jawab mereka sebagai bagian dari Binusian penerima beasiswa.

Lebih dari Sekadar Angka: Kepedulian BINUS bagi Mahasiswa
Membuka rangkaian acara, Kak Ria Devita selaku Student Advisory and Support Center (SASC) Manager, menyampaikan sesi bertajuk “Why are We Here?”. Beliau menekankan bahwa evaluasi beasiswa kini bertransformasi. Monitoring dan evaluasi penerima beasiswa BINUS tidak lagi hanya menitikberatkan pada performa akademik, yakni Indeks Prestasi Semester (IPS), melainkan juga pada performa non akademik, yakni perkembangan karakter, peran/kontribusi mahasiswa yang menjadi bagian komitmen dari  penerima beasiswa di Binus University. Persyaratan untuk kelanjutan beasiswa ini bertujuan agar para penerima beasiswa dapat terus menjaga prestasi baik dari sisi akademik yang menjadi keutamaan dari tugas sebagai seorang mahasiswa dan juga pengembangan potensi yang dimiliki oleh para penerima beasiswa.

Kami hadir di sini karena kami peduli. Beasiswa ini adalah bentuk dukungan universitas agar kalian bisa fokus berkembang. Namun, perkembangan itu harus seimbang antara prestasi di dalam kelas dan kontribusi kepada masyarakat ,” ujar Kak Ria di depan para peserta.

Sesi Commitment is the Key yang dibawakan Dr. Devyano Luhukay, S.Kom., M.M.

Komitmen Sebagai Kunci Utama
Selaras dengan hal tersebut, Pak Dr. Devyano Luhukay, S.Kom., M.M., Student Involvement Center (SIC) Manager, membawakan materi “Commitment is the Key”. Beliau mengingatkan bahwa status sebagai Scholar adalah sebuah amanah. Integritas dalam menjalani setiap poin yang tertuang dalam surat perjanjian beasiswa merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi beasiswa dengan tujuan pengembangan diri secara individu serta kontribusi nyata bagi lingkungan Binus University. Penekanan lain juga disampaikan, bahwa komitmen bukanlah beban, melainkan identitas yang membedakan seorang Binusian Scholar yang tumbuh berprestasi juga berkontribusi.

Pengisian Scholarship Obligation/Form Kewajiban Penerima Beasiswa
Memasuki sesi teknis, Kak Fikron selaku Student Achievement Section Head, memandu para peserta dalam sesi “Pengisian Scholars Obligation”. Sesi ini sangat interaktif karena para mahasiswa langsung membuka perangkat masing-masing untuk melakukan pembaruan data kontribusi, mulai dari peran kepanitiaan, keaktifan organisasi, hingga pencapaian prestasi lomba. Hal ini bertujuan agar setiap kontribusi mahasiswa tercatat secara transparan dan menjadi bahan evaluasi yang objektif bagi universitas.

Sesi foto bersama yang dilakukan oleh seluruh peserta

Meskipun dilaksanakan secara hybrid, antusiasme peserta tetap terasa sangat tinggi. Sesi tanya jawab (Q&A) berlangsung dinamis dengan pertanyaan yang silih berganti dari peserta di dalam aula maupun mereka yang bergabung melalui layar Zoom. Diskusi ini memperjelas berbagai keraguan mahasiswa mengenai cara memaksimalkan peran mereka selama masa perkuliahan.

Sebagai penutup para penerima beasiswa diharapkan segera menyelesaikan perbaikan data dan mulai lebih proaktif dalam mencari peluang kontribusi di lingkungan kampus.

Melalui kegiatan ini, BINUS University berharap para penerima beasiswa dapat semakin sadar bahwa mereka adalah representasi terbaik dari visi Fostering and Empowering. Menjadi seorang Scholar berarti siap untuk terus bertumbuh, berprestasi, dan memberikan dampak positif bagi nusantara.

Aditya Charisma Permadi (SASC)