PSYCHOLOGICAL FIRST AID IMPLEMENTATION IN DAILY LIFE

Pada hari Jum’at 9 April 2021 pukul 19:00 WIB, Fast Response Community (FARCO),  mengadakan acara Psychological Fist Aid (PFA) Implementation in Daily Life. Pembicara dari acara ini adalah Kak Edward Andriyanto Soetardhio yang merupakan Professional Counselor. Acara dimulai dengan sapaan ceria dari moderator yaitu Evelexia, yang juga merupakan anggota FARCO.

Acara dilanjutkan dengan game Kahoot dengan pertanyaan-pertanyaan seputar PFA. Setelah itu masuk kepada sesi penjelasan dari narasumber. Dijelaskan PFA adalah tindakan yang supportif, namun tidak intruitive, berupa dukungan sosial, emosional, atau praktis yang diberikan terhadap seseorang yang mengalam peristiwa kritis. Peristiwa kritis yang dialami ini menyebabkan seseorang mengalami penderitaan. Peristiwa krisis yang terjadi seperti, kecelakaan, bencana alam, atau peristiwa traumatis lainnya. Seperti halnya pertolongan awal pada kecelakaan fisik, misalnya ketika kaki kita mengalami bengkak karena terkilir, maka kaki kita harus diangkat lebih tinggi supaya tidak terjadi pembengkakan lebih lanjut. Hal ini dilakukan sebagai pertolongan pertama, karena selanjutnya kita juga butuh pengobatan lebih lanjut dari dokter. Begitu juga halnya dengan PFA, setelah dilakukan pertolongan psikologis pertama dan penyintas masih tidak tertolong, selanjutnya adalah masuk dalam ranah psikologi professional.

Siapa saja bisa melakukan PFA. Dengan diselenggarakannya acara ini, FARCO dan Program Development Center BINUS SQUARE berharap, Boarder sebagai mahasiswa lebih peduli kepada gejala traumatis yang dimiliki oleh teman sebayanya dan memiliki wawasan tentang bagaimana cara melakukan pertolongan psikologis awal.

Naomi Chrisant Wulandari