{"id":502,"date":"2023-06-14T02:20:08","date_gmt":"2023-06-14T02:20:08","guid":{"rendered":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/?p=502"},"modified":"2023-06-14T02:20:18","modified_gmt":"2023-06-14T02:20:18","slug":"makna-asli-dibalik-istilah-kekinian-healin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/2023\/06\/14\/makna-asli-dibalik-istilah-kekinian-healin\/","title":{"rendered":"Makna Asli Dibalik Istilah Kekinian #Healing"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Hi Binusian!<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cDuh, aku baru sadar kalau kuliah itu seberdampak itu buat mental healthku. Rasanya aku pengen cuti dan hiling-hiling selama 6 bulan dulu, deh.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tentunya para Binusian pernah mendengar kata \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d seperti contoh di atas, kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Akhir-akhir ini, kata \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d sangat sering dipakai oleh kaum muda. Kata \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d ini sangat erat kaitannya dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">travelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, jalan-jalan, piknik, atau melakukan hal-hal menyenangkan lainnya. Sebenarnya, apa sih makna asli di balik istilah \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d tersebut? Apakah sebatas jalan-jalan dan piknik saja? Yuk, simak artikel ini untuk tahu lebih lanjut!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada mulanya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cHiling-hiling\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d merupakan istilah serapan dari kata Bahasa Inggris \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d yang berarti suatu proses untuk membuat seseorang sembuh atau terobati. Sebenarnya, kata \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d tidak hanya berarti jalan-jalan dan piknik saja, tetapi lebih dari itu, yaitu proses penyembuhan psikologis jiwa, perasaan, dan batin seseorang. Nah mungkin, salah satu caranya adalah dengan jalan-jalan, tetapi ingat bahwa hal tersebut bukanlah satu-satunya cara untuk \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d. Masih banyak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">loh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, cara lain untuk \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d versi kamu selain dengan jalan-jalan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Perbedaan Healing dan Refreshing<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kira-kira apa ya perbedaan istilah \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d dan \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Refreshing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d? \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d mengacu pada proses rekonsiliasi batin dan kesedihan, sementara \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Refreshing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d lebih mengacu pada mencari kesegaran di kala hari sedang panas (Cambridge Dictionary).<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Yuk tentukan #Healing ala kamu!<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Me-time<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu cara untuk \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d adalah dengan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">me-time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Kamu bisa mencoba melakukan hal-hal yang berkaitan dengan ketertarikanmu, hobi-hobi yang selama ini tidak sempat dijalankan, maupun mencoba hal-hal baru yang ada dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">wishlist <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">kamu! Dengan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">me-time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, kamu akan menghabiskan waktu dengan dirimu sendiri sehingga kamu dapat lebih merasa rileks dan nyaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">1. Menulis ekspresif<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pernah mendengar kata \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Journaling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Journaling <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah salah satu metode menulis ekspresif yang menuntut kamu untuk menuangkan perasaan kamu dalam bentuk tulisan. Terkadang, emosi yang kamu rasakan sangat abstrak dan sulit dikenali, sehingga dengan menulis, kamu dapat melakukan refleksi diri sekaligus mengenal emosi-emosi yang kamu rasakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">2. Maknai masa lalu<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kamu pasti sering melihat banyak sekali <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">quotes <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">mengenai melupakan masa lalu. Memang benar masa lalu tidak untuk disesali, namun sesungguhnya, tidak ada yang salah dengan masa lalu apabila kamu bisa memaknainya secara positif. Walaupun sulit, kamu bisa mencoba perlahan-lahan mengubah pola pikir atas kejadian tidak menyenangkan yang terjadi di masa lalu sebagai pelajaran agar kamu lebih berkembang lagi sebagai pribadi. Dengan begitu, langkah kamu kedepannya akan lebih ringan lagi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">loh!<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, itulah beberapa langkah yang dapat kamu lakukan apabila ingin melakukan \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Healing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Remember,<br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400\">It is okay to take a deep breath and step back<br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400\">It is okay if everything takes longer time than what you think<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sumber:<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Arti Healing atau Self-Healing untuk Kondisi Diri Yang lebih Baik oleh Gramedia Online &#8211;\u00a0<\/span><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-healing\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-healing\/<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Self Healing: Bagaimana Diri Mengobati Luka oleh Kemenkeu RI &#8211;\u00a0<\/span><a href=\"https:\/\/www.djkn.kemenkeu.go.id\/kpknl-pangkalanbun\/baca-artikel\/13939\/Self-Healing-Bagaimana-Diri-Mengobati-Luka.html#:~:text=Tujuan%20dari%20self%20healing%20sendiri,dan%20trauma%20di%20masa%20lalu\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.djkn.kemenkeu.go.id\/kpknl-pangkalanbun\/baca-artikel\/13939\/Self-Healing-Bagaimana-Diri-Mengobati-Luka.html#:~:text=Tujuan%20dari%20self%20healing%20sendiri,dan%20trauma%20di%20masa%20lalu<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Self Healing, Menyembuhkan Luka Batin dengan Bantuan Diri Sendiri &#8211;\u00a0<\/span><a href=\"https:\/\/lifestyle.kompas.com\/read\/2020\/05\/29\/092426020\/self-healing-menyembuhkan-luka-batin-dengan-bantuan-diri-sendiri?page=all\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/lifestyle.kompas.com\/read\/2020\/05\/29\/092426020\/self-healing-menyembuhkan-luka-batin-dengan-bantuan-diri-sendiri?page=all<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Refreshing | English Meaning oleh Cambridge Dictionary &#8211;\u00a0<\/span><a href=\"https:\/\/dictionary.cambridge.org\/dictionary\/english\/refreshing#:~:text=Meaning%20of%20refreshing%20in%20English&amp;text=making%20you%20feel%20less%20hot,day%20than%20a%20cold%20beer\"><span style=\"font-weight: 400\"> https:\/\/dictionary.cambridge.org\/dictionary\/english\/refreshing#:~:text=Meaning%20of%20refreshing%20in%20English&amp;text=making%20you%20feel%20less%20hot,day%20than%20a%20cold%20beer<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hi Binusian! \u201cDuh, aku baru sadar kalau kuliah itu seberdampak itu buat mental healthku. Rasanya aku pengen cuti dan hiling-hiling selama 6 bulan dulu, deh.\u201d Tentunya para Binusian pernah mendengar kata \u201cHealing\u201d seperti contoh di atas, kan? Akhir-akhir ini, kata \u201cHealing\u201d sangat sering dipakai oleh kaum muda. Kata \u201cHealing\u201d ini sangat erat kaitannya dengan travelling, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":503,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-502","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/502","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=502"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/502\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":505,"href":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/502\/revisions\/505"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/media\/503"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=502"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=502"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student.binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=502"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}