Journey To Rise : Bukan Sebuah Akhir, Melainkan Awal Semangat Baru untuk Semester Depan
MALANG – Di tengah perjalanan akademik yang menantang, setiap mahasiswa seringkali merasa bahwa hambatan atau evaluasi akademik adalah sebuah tanda “selesai” atau titik henti bagi perjuangan mereka. Padahal, setiap cerita memiliki bab-bab yang terus berlanjut. Menyadari hal ini, Student Advisory & Support (SAS) BINUS @Malang menghadirkan program “Journey to Rise (JTR)” sebagai ruang reflektif bagi mahasiswa untuk memaknai kembali perjalanan mereka.
Dalam sesi Climate Setting yang menjadi pembuka kegiatan, mahasiswa diajak merenungkan konsep “The Last Tale” atau “Kisah Akhir”. Namun, alih-alih menjadi tanda berakhirnya masa studi, konsep ini justru digunakan sebagai pengingat bahwa waktu di semester berjalan akan segera habis, dan inilah saat yang paling tepat untuk menulis ulang narasi keberhasilan di semester mendatang.
Guna memastikan setiap mahasiswa mendapatkan kesempatan emas untuk menyusun strategi baru ini, SAS BINUS @Malang menghadirkan fleksibilitas jadwal dengan menyediakan dua pilihan hari pelaksanaan. Mahasiswa dapat memilih untuk hadir pada hari Kamis, 11 Juni 2026, atau memanfaatkan sesi di hari Jumat, 12 Juni 2026, sesuai dengan ketersediaan waktu masing-masing. Dengan adanya kemudahan akses ini, diharapkan seluruh mahasiswa dapat berpartisipasi aktif untuk bangkit dan menatap masa depan akademik yang lebih cerah.

Mengubah Kegagalan Menjadi Momentum
Kegiatan ini tidak hanya berkutat pada teori, tetapi melalui simulasi interaktif seperti The Resilience Tower. Di sini, mahasiswa belajar bahwa ketika sebuah struktur menara yang dibangun dari bahan sederhana mengalami kegagalan, itu bukanlah akhir dari segalanya.
Kegiatan ini tidak hanya berkutat pada teori, tetapi melalui simulasi interaktif seperti The Resilience Tower, di mana mahasiswa belajar bahwa ketika sebuah struktur menara yang dibangun dari bahan sederhana mengalami kegagalan, hal itu bukanlah akhir dari segalanya. Melalui simulasi tersebut, peserta merefleksikan bahwa kegagalan struktur bukanlah tanda kegagalan permanen. Sebaliknya, momen tersebut justru menjadi kesempatan untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi kembali strategi yang telah digunakan sebelumnya. Pada akhirnya, mahasiswa menyadari bahwa kolaborasi serta evaluasi tim merupakan kunci utama untuk membangun kembali fondasi yang jauh lebih kuat dan stabil.
Menyambut Semester Depan dengan Tanggung Jawab Baru
Program Journey to Rise dirancang agar mahasiswa tidak lagi terjebak dalam pola pikir yang menghambat, seperti atribusi kegagalan yang keliru atau rasa enggan untuk berubah (avoidance dan denial). Dengan menumbuhkan sense of control dan tanggung jawab diri, mahasiswa diajak untuk beralih menjadi sosok yang lebih terarah.
Sesi penutup “Commitment to the Next Semester” menjadi momen krusial untuk mengunci keterikatan mahasiswa. Bukan hanya sekadar janji, ini adalah deklarasi diri untuk mengikuti program pendampingan secara lebih konsisten agar performa akademik dapat meningkat secara berkelanjutan.
Ruang untuk Bangkit Bersama
SAS BINUS @Malang memahami bahwa setiap mahasiswa membutuhkan dukungan yang tepat. Oleh karena itu, melalui Journey to Rise, kampus menyediakan Safe Corner untuk menangani kendala administratif maupun psikologis secara personal, sehingga mahasiswa tidak perlu merasa sendirian dalam menghadapi masalahnya.
“The Last Tale” yang diangkat dalam program ini membuktikan bahwa bab yang akan datang selalu menawarkan peluang untuk memperbaiki diri. Dengan pendekatan psikologis yang aplikatif, mahasiswa BINUS @Malang kini tidak hanya sadar akan posisi akademiknya, tetapi juga dibekali kemampuan untuk mengelola proses perkuliahan dengan penuh semangat baru.
Karena setiap akhir dari satu cerita, adalah awal dari semangat baru untuk mencapai keberhasilan yang lebih besar.
Mari terus bertumbuh dan menuliskan kisah suksesmu bersama BINUS University:
https://gabung.binus.ac.id/beasiswamalang/